Rabu, 18 Maret 2015

Asal usul Batagor, jajanan rakyat dari Bandung



         Siapa yang tidak kenal dengan batagor? sebuah penganan yang dikenal oleh banyak orang. Baik orang Bandung maupun yang berasal dari luar Bandung. rasanya yang luar biasa menjadikan penganan ini banyak diburu oleh orang orang, baik untuk oleh oleh atau untuk disantap langsung. nah, bagaimana sejarahnya penganan ini tercipta. Mari kita simak

        Batagor lahir dari ketidaksengajaan. Saat itu, Isan atau Ihsan adalah seorang penjual bakso keliling di seputaran Jalan Kopo, Bandung Tahun 1973. pada suatu hari, bakso yang dijajakan kurang laku di jual. Setiap hari ia memikirkan mau diapakan bakso, tahu, yang tidak terjual ini. Apakah harus dibuang, atau diolah lagi supaya tetap menghasilkan uang. Lalu ide sederhana untuk menggoreng sisa bakso tahu tersebut muncul lalu dia lakukan jika dagangannya tersisa. Pada awalnya bakso tahu yang digoreng tersebut ia bagikan pada tetangga, namun ternyata para tetangganya sangat menyukainya. Malah ada tetangga yang diminta untuk dibuatkan lagi. Melihat antusiasme tersebutlah, Ihsan mulai mencoba menjajakan bakso tahu yang telah digoreng bersama baso tahu yang biasa dia jual. Di luar perkiraannya, ternyata peminatnya banyak, bahkan berdagang bakso tahu yang digoreng lebih laku dari berjualan bakso saja menurutnya.

       Akhirnya Isan lebih banyak mengembangkan Bakso Tahu yang digoreng, dengan memberikan aroma dan rasa ikan lebih kuat dan lebih banyak, dengan sambal khusus, sehingga masyarakat lebih banyak menyebitnya Batagor, seperti yang kita kenal saat ini. Sejak saat itu Isan mengalami peningkatan pelanggan. Hingga di awal tahun 80 an ia menyewa sepetak lahan untuk berjualan agar tidak perlu berkeliling kampung lagi. Baso tahu gorengnya mulai banyak dikenal. Banyak pula yang menirunya, terutama yang berjualan di seputar Bandung. Akibat demam Baso Tahu Goreng yang terjadi saat itu di Bandung, maka kala itu banyak pelanggan yang menyebutnya dengan seputan pendek Batagor

     Usaha batagor Isan kian berkembang, dari hasil dagangnya antara lain ia berkesempatan dua kali ke tanah suci yaitu pada tahun 1991 dan 2003. Sepulang dari ibadah haji, merk dagangnya yang semula Batagor Isan diubah menjadi Batagor H. Isan, seperti yang kita kenal sekarang. H. Isan wafat pada tahun 2010 dalam usia 79 tahun, usaha dagannya diserahkan kepada salah satu keponakannya yaitu H. Suwarto karena H. Isan tidak memiliki anak kandung. Kini, warung batagor H.Isan yang berada di jalan Bojongloa No. 38 Bandung, masih tetap diminati para pelanggan setianya, dengan display yang masih tetap sederhana dan harga yang relatif murah dibandingkan batagor terkenal lainnya di kota Bandung.



 Sumber : 
http://www.kaskus.co.id/thread/5112018a05346a1a5e000006/asal-mula-batagor-bandung
http://kulerkuliner.blogspot.com/2014/09/asal-usul-batagor-bandung-dan-resep.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Batagor
http://dibalikkotabandung.blogspot.com/2014/06/h-isan-dan-sejarah-batagor-di-bandung.html

Sumber foto :
http://dibalikkotabandung.blogspot.com/2014/06/h-isan-dan-sejarah-batagor-di-bandung.html
http://senoji.blogspot.com/2012/09/batagor-bandung-hisan.html

2 komentar:

  1. Senang rasanya bisa tahu penemu batagor.😁

    BalasHapus
  2. DEPOSIT PULSA TANPA POTONGAN
    BONUS SPECIAL SABUNG AYAMWIN 8X .

    s128agen.club

    BalasHapus

Balai Kota Bandung, Kisah sebuah Gudang Kopi

Balaikota Bandung... Sebuah gedung yang bernuansakan Putih, yang berada di Jalan Wastukancana. Gedung yang juga diapit oleh Jalan Ace...